Sumber gambar: nonwoven-geotextile
Geogrid adalah sebuah material konstruksi yang biasa digunakan sebagai perkuatan atau tulangan. Namun sifatnya sangat berbeda dari material geotekstil meskipun keduanya sama-sama berguna sebagai perkuatan.
Apabila Anda lebih sering melihat geotekstil yang digunakan di suatu konstruksi, nah geogrid ini sebenarnya juga umum sekali kegunaannya. Geogrid dibuat dengan proses ekstrusi lembaran, jahitan, pemanasan dan peregangan.
Material tersebut memiliki kekuatan tarik tinggi dan yang melebihi standar internasional sebagai bahan perkuatan. Geogrid dapat meningkatkan kinerja subbase dan subgrade yang berfungsi sebagai perkuatan untuk material timbunan kembali. Bahan ini semakin efektif karena proyek berurusan dengan tanah yang kompleks secara geoteknik.
Daftar Isi Konten
Geogrid adalah material polimer yang tersusun dan berbentuk jaring dengan menyilangkan serat pada sambungannya, yang terbuat dari polypropylene sebagai bahan utamanya.
Geogrid tergolong salah satu jenis geosintetik dengan bukaan yang memungkinkan interlocking antara tumpukan agregat untuk membentuk lapisan penguat konstruksi tanggul dengan beban berat yang biasa digunakan untuk jalan, rel kereta api, rel, dinding penahan tanah, dll.
Geogrid terdiri dari 3 jenis, yaitu:
Nah, ada dua komponen yang digunakan dalam metode pemindahan tegangan geogrid seperti gesekan tanah horizontal di permukaan grid dan juga tahanan pasif (dari tanah horizontal) terhadap bagian grid yang berbentuk melintang.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa geogrid biasa diaplikasikan pada jalan kereta api, jalan raya, dinding penahan, dll karena sangat mudah digunakan pada urugan tanah granular yang sudah dipadatkan.
Nah, jika Anda masih bertanya-tanya apa keuntungan dari menggunakan geogrid ini, mari simak beberapa poinnya.
Yang pertama adalah tahan terhadap lingkungan yang bisa rusak. Geogrid sebagai bahan material konstruksi mempunyai ketahanan yang kuat terhadap biologi dan juga kimia.
Sama seperti yang sudah dijelaskan bahwa geogrid juga sangat mudah saat pengaplikasiannya. Terlebih, bahannya juga ringan menjadikan geogrid banyak dipakai untuk tujuan tertentu.
Terakhir, geogrid sangat mudah untuk disambungkan satu sama lain. Jadi saat proses melakukannya pun Anda tidak perlu menggunakan tenaga yang kuat karena material ini easy to use.
Sesudah memahami apa saja kelebihan dari bahan geogrid ini, Anda harus perhatikan lagi beberapa fungsi penggunaan dari material geosintetik ini.
Peningkatan keseluruhan dari kekuatan sistem dicapai dengan memperkuat geosintetik (daya dukung yang baik) di dalam tanah dan/atau sistem sintetis (baik dalam kompresi tetapi kurang dalam ketegangan) untuk memberikan kekuatan yang lebih besar dan juga stabilitas struktural.
Geogrid juga bisa digunakan sebagai perkuatan dalam konstruksi lereng, terutama lereng besar.
Berikutnya sebagai stabilisasi atau juga dukungan beban, geogrid mengandalkan interlocking sebagai material timbunan. Dengan kestabilan ini akan timbul kemungkinan untuk meningkatkan resistensi di atas tanah dasar.
Fungsi pengendalian erosi adalah untuk melindungi permukaan tanah dan mencegah lepasnya partikel tanah oleh yang disebabkan oleh hujan, air mengalir atau angin.
Geogrid umumnya mencakup dua jenis, Geogrid Uniaxial dan Geogrid Biaxial. Geogrid Biaxial adalah geogrid yang digunakan sebagai bahan penstabil atau perkuatan pada tanah yang lemah, seperti daerah rawa, lanau dan gambut. Geogrid jenis tersebut berfungsi sebagai interlocking (kunci komposit) sehingga isian atas lebih kaku, dan juga menghasilkan distribusi beban yang lebih merata.
Fungsi dari geogrid biaksial adalah untuk menstabilkan lapisan di bawahnya untuk mencegah penurunan diferensial (penyelesaian lokal) yang bisa mengurangi biaya perawatan. Geogrid jenis ini juga dapat mengurangi ketebalan alas atau pengisi hingga 60%. Tentu saja jadi bisa menghemat biaya konstruksi.
Geogrid Uniaxial umum sekali digunakan dalam perkuatan tanah, dinding penahan, lereng, stabilitas lereng dan tanggul pada tanah lunak. Kebanyakan jenis tersebut berguna untuk memperkuat lereng. Sebagai kesimpulan, geogrid adalah salah satu jenis material geotextile yang banyak digunakan sebagai perkuatan tanah. Umumnya berbentuk yang ringan dan mudah pada proses pengaplikasiannya. Semoga ulasan ini bermanfaat.
Jangan lupa juga untuk ketinggalan update artikel informatif lainnya seputar geotextile non woven dan woven, serta informasi tentang dunia industri dan konstruksi lainnya dari kami. Terimakasih telah membaca.
Baca Juga : Contoh Penggunaan Geotextile Dalam Konstruksi
Water barrier adalah benda yang mungkin sering anda lihat di ruas jalan raya, namun anda…
Bronjong adalah salah satu material dalam dunia konstruksi yang umumnya ditemukan pada sejumlah pekerjaan sungai…
Dalam sejumlah proyek tambang dan juga teknik sipil, welding rod adalah salah satu bahan material…
Bagaimana perhitungan geotextile pada protek perkerasan jalan? artikel kami kali ini akan memberikan contoh perhitungan…
Mengetahui apa saja spesifikasi geotextile non woven menjadi hal penting yang tidak boleh dilupakan saat…
Biaxial geogrid merupakan salah satu bagian dari geosintetik yang terbuat dari bahan polimer. Sayangnya, masih…